Liburan Menyenangkan Dengan Tahfidz Camp

Tahfidz Qur’an Camp merupakan sebuah program liburan yang sangat luar biasa. Program ini di adakan oleh bernama Pondok Tahfidz Qur’an Homestay (QHS), yang dinaungi oleh Lembaga Sosial Dompet Sejuta Harapan (DSH). Program perdana ini bertujuan untuk mencetak generasi Qur’ani, generasi Huffadz (para penghafal Qur’an). Melihat kurangnya minat generasi sekarang terhadap Al-Qur’an maka salah satu kewajiban kita adalah mencari solusi, bagaimana caranya supaya mereka para generasi faham akan pentingnya Al-Qur’an juga berusaha menghafalnya. Karena hidup dengan Al-Qur’an sama dengan hidup dengan penuh kebahagiaan. Karena sesungguhnya Al-Qur’an adalah pembawa keberkahan.

Program ini dilaksanakan perdana oleh QHS, liburan bulan Juni lalu. Program Tahfidz Camp ini  berlokasi di Jl. Nuri Mojorejo Bareng Rt.01/07 Bareng Tengah Klaten Tengah. Kurang lebih sebanyak 20 peserta mengikuti program dengan sangat antusias mengkuti program ini. Tahfidz Camp berlangsung paling lama 30 hari. Alhamdulillah, dalam kurun waktu tersebut sudah banyak anak yang berhasil menyelesaikan hafalan sesuai targetnya.

Selanjutnya, dalam program ini juga terdapat metode talaqqi bagi yang bacaanya belum benar, juga ada tahfidz secara langsung. Jadwal hafalan teratur dalam lima sesi yaitu ba’da shubuh, menjelang akhir dhuha, ba’da dzuhur, ba’da ashar, dan ba’da isya.

Sesi evaluasi dilaksanakan setelah sesi terakhir yakni pukul 21.00 WIB. Target hafalan mereka pada setiap harinya dilaporkan kepada pengampu tahfidz mereka masing-masing dan kemudian disampaikan ke wali peserta. Ada yang selalu bertambah jumlah hafalannya, ada pula yang masih sama. Program ini tidak menyediakan metode khusus untuk menghafal, melainkan diserahkan lagi kepada kemampuan dan kenyamanan peserta dalam menghafal.

Dalam waktu 10 hari, hasil capaian hafalan mereka berbeda-beda, ada yang sampai 1 juz, 2 juz, serta ada pula yang hanya setengah juz dan seterusnya. Sistem yang dipakai adalah sistem ziyadah (menambah hafalan), sedangkan muroja’ahnya (mengulang hafalan) disarankan di rumah saja, karena waktu yang sangat terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *